logo

Bagaimana jadinya jika dua band favorit dengan genre yang berbeda-beda disatukan dalam sebuah kolaborasi apik? Meleburnya dua aliran yang berbeda untuk membangun sebuah karya yang penuh harmoni kini dilakukan oleh dua belas band yang kemudian menghasilkan 6 kolaborasi. Keenam kolaborasi tersebut yang dinamakan Unreleased Project tersebut di antaranya:

1. Silampukau x The Hydrant, dengan kekuatan penciptaan lagu dan balutan musik blasteran Mexicali dan Gipsy, melahirkan karya bertajuk "Aku dan Si Bung" serta "Sangkala". Perpaduan ini digawangi oleh Indra Perkasa sebagai produsernya.

2. Ujung tombak indie-pop Kota Kembang – Mocca, bercengkerama secara hangat dengan kelompok romantik asal Depok – Payung Teduh, dalam komposisi yang diproduseri oleh Aksan Sjuman. Kolaborasi mereka menghasilkan lagu teduh nan mengajak untuk berdendang, yakni "Bertemu" dan "Menunggu".

3. The Brandals dan Agrikulture, dengan musiknya memompa adrenalin bersatu melahirkan "Classes Society" dan "Lepaskan Lepaskan" yang akan membuat tubuh bergoyang.

4. Kelompok Penerbang Roket bersama Kimokal, merayakan reuni lewat komposisi electronic-dance-rock dua bahasa dengan beat yang menular. Keduanya menghasilkan kolaborasi apik pada lagu baru, "We Are The People" dan "Kolaborasi".

5. Hasil perkawinan Rock N Roll Mafia dan Elephant Kind menjadi sesuatu yang membahayakan, ditunjukkan dari munculnya "Thrill Pills" dan "Us Vs"

6. Barasuara dengan Scaller menunjukkan kebolehannya dengan tampilnya "Barat" dan "Commune" sebagai hasil kolaborasi mereka.

Kedua belas karya ini dapat lo miliki dalam hajatan besar, UrbanGigs x Unreleased Project Album Release, 5 September 2017 di Establishment, SCBD, Jakarta. Yakin akan melewatkannya?

SHARE THIS AWESOMENESS!!